KAEF Konsisten Menjaga Pertumbuhan Bisnis yang Solid

KAEF Konsisten Menjaga Pertumbuhan Bisnis yang Solid

ADMIN
11 bulan yang lalu
Share:
Image Description

Jakarta, 31 Mei 2023 - PT Kimia Farma TBk (KAEF) telah menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahun Buku 2022 (RUPSTB) yang dilaksanakan secara offline dan online (hybrid) yang dihadiri oleh pemegang saham KAEF dan diselenggarakan secara elektronik dengan sistem e-proxy yang disediakan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).

Perseroan berhasil menekan beban pokok penjualan Perseroan, sehinga dapat turun secara tahunan pada kuartal I/2023 menjadi Rp 1,44 triliun. Dengan demikian, KAEF sukses membukukan pertumbuhan laba kotor 14% menjadi Rp858,58 miliar. KAEF membukukan jumlah laba tahun berjalan yang dapat didistribusikan kepada pemilik entitas induk dan kepentingan non pengendali senilai Rp24,63 miliar pada kuartal I tahun 2023. Realisasi ini meningkat dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya sebesar Rp2,58 miliar.

Sesaat setelah pelaksanaan RUPSTB 2022, Kimia Farma melaksanakan Public Expose 2023 yang dihadiri oleh rekan-rekan media. Dalam agenda tersebut disampaikan pada tahun 2023 ini, KAEF terus melakukan strategi pengembanan bisnis diantaranya dengan mengakselerasi inovasi produk dan layanan, serta penguatan bisnis seperti penguatan portfolio end-to-end business dan mengembangkan kategori produk vitamin, mineral dan suplemen (VMS), strategic partnership dengan institusi lokal dan global, serta mengembangkan produk-produk di Anatomical Therapeutic Class 2 (ATC-2).

David Utama mengatakan sejumlah pencapaian positif yang diperoleh perusahaan pada tahun ini, tak lepas dari kebijakan manajemen dalam menerapkan operational excellence with path to profitability dan transformasi sumber daya manusia. Maka tak mengherankan apabila KAEF berhasil mencatatkan perbaikan portofolio penjualan produk dengan margin tinggi yaitu produk etikal dan generik. Hal itu membuat Perseroan berhasil mencatatkan EBITDA yang positif dengan mencapai Rp238,97 miliar.